Rabu, 29 Januari 2014

Laporan Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit


LAPORAN PRAKTIKUM

LARUTAN ELEKTROLIT DAN
NONELEKTROLIT
1.   TUJUAN
Ø    Mengamati gejala-gejala hantaran listrik melalui larutan
Ø    Membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit
Ø   Membedakan larutan yang termasuk elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
2.   DASAR TEORI
Larutan adalah campuran homogen yang terdiri atas dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit didalam larutan disebut terlarut (solut), sedangkan zat yang julahnya lebih banyak dari pada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut (solven). Dan bila zat terlarut dan zat pelarut membentuk larutan disebut pelarutan (solvasi).
Berdasarkan daya hantarnya, larutan dapat di kelompokkan menjadi dua macam, yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit:
a.      Larutan Elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal tersebut disebabkan adanya ion-ion positif dan ion-ion negative yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Hantaran listrik melalui larutan dapat ditunjukkan dengan alat penguji elektrolit. Berdasarkan daya hantar listrik, larutan elektrolit dibagi menjadi dua sebagai berikut:
·          Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik basar, sehingga menyebabkan nyala lampu terang. Contoh: larutan asam kuat (HCl, HBr, H₂SO₄, HNO₃), basa kuat (LiOH, NaOH, KOH, Ba(OH)₂), asam-asam oksihalogen (HClO, HlO, HClO₃, HlO₄), dan garam-garam (NaCl, KCl).
·         Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik lemah/kecil, sehingga menyebabkan nyala lampu redup atau hanya timbul gelembung gas saja. Contoh: CH₃COOH, Al(OH)₃, AgCl, CaCO₃.
b.      Larutan Nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik yang dikarenakan zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral (tidak terurai menjadi ion-ion) yang tidak bermuatan listrik. Contoh: larutan gula (C₁₂H₂₂O₁₁), urea (CO(NH₂)₂),dan etanol (C₂H₅OH).
 Eektrolit Senyawa Ion dan Senyawa Kovalen Polar:
·        Senyawa Ion
Seperti telah diketahui, senyawa ion terdiri atas ion-ion, misalnya NaCl dan NaOH. NaCl terdiri ats ion-ion Na⁺ dan Cl⁻, sedangkan NaOH terdiri atas Na⁺ dan OH⁻. Dalam Kristal (padatan), ion-ion itu tidak dapat



1

bergerak bebes, melainkan diam pada tempatnya. Oleh karena itu, padatan senyawa ion tidak menghantar listrik. Akan tetapi, jika senyawa ion dilelehkan atau dilarutkan, maka ion-ionny dapat bergerak bebas, sehingga lelehan dan larutan senyawa ion dapat menghantar listrik.
·        Senyawa Kovalen Polar
Berbagai zat dengan molekul polar, seperti HCl dan CH₃COOH, jika dilarutkan dalam air dapat mengalami ionisasi sehingga larutannya dapat menghantar listrik. Hal itu terjadi karena antar molekul polar tersebut terdapat suatu gaya tarik-menarik yang dapat memutuskan ikatan-ikatan tertenu dalam molekul tersebut. Meskipun demikian, tidak semua molekul polar dapat mengalami ionisasi dalam air. Molekul nonpolar, sebagaimana dapat diduga, tidak ada yang bersifat elektrolit.
Perbedaan antara elektrolit senyawa ion dengan senyawa kovalen polar disimpulkan sebagai berikut:
  Daya hantar
Jenis
Elektrolit
Padatan
Lelehan
Larutan
Senyawa ion
nonkonduktor
Konduktor
Konduktor
Senyawa kovalen
nonkonduktor
Nonkonduktor
Konduktor







3.   ALAT DAN BAHAN
Ø ALAT:
ü Aqua
ü Paku
ü Kabel
ü Lampu
ü Tisu
ü Baterai
Ø BAHAN:
ü Air sumur
ü Cuka
ü Alcohol 70%
ü Larutan gula
ü Larutan garam
ü Urea
ü Natrium hidroksida
ü Air Cuka

2
4.   CARA KERJA
a.      Buatlah rangakian listrik seperti gambar di bawah ini!!!
 

b.      Buatlah larutan-larutan dengan bahan yang yang tersedia dengan kepekatan 0,1 M.
c.      Uji larutan satu per satu dan amati serta catat setiap kejadian yang terjadi.
d.      Pastikan untuk mengeringkan/membersihkan batang karbon dengan tisu selesai menguji satu larutan.
e.      Catatlah hasilnya pada tabel!!!
5.   PERTANYAAN
1)      Larutan mana yang termasuk larutan elektrolit dan nonelektrolit? Mengapa?
2)      Larutan mana yang termasuk larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah? Mengapa?
3)      Jelaskan apa itu larutan elektrolit?
4)      Jelaskan apa itu larutan nonelektrolit?
5)      Mengapa larutan  elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?

                                                                                              3
6.   HASIL PENGAMATAN
NO
LARUTAN
HASIL PENGAMATAN
JENIS LARUTAN
NYALA LAMPU
GELEMBUNG

1.
 Air sumur
     Tidak nyala
Tidak ada
Non elektrolit
2.
Larutan gula
  Tidak nyala
 Tidak ada
Non elektrolit
3.
Larutan urea
     Tidak nyala
Sedikit
Elektrolit lemah
4.
Larutan NaCl
Terang
Banyak  
Elektrolit kuat
5.
Alkohol
Tidak nyala
 Tidak ada
Non elektrolit
6.
Cuka
Tidak nyala
   Banyak
Elektrolit kuat
7.
Larutan NaOH
Tidak nyala
     Banyak
Elektrolit kuat
8.
Larutan kapur
Tidak nyala
Banyak
Elektrolit kuat







7. JAWABAN PERTANYAAN
1). Larutan Elektrolit        : Laruan urea,Larutan NACL,Cuka,Larutan NAOH dan Larutan kapur
     Larutan Nonelektrolit : Larutan gula,air sumur dan alkohol.
Ø  Alasan :
Karena dapat lihat dari ada / tidak adanya gelembung yang dihasilkan dalam larutan tersebut ketika diuji.Bila terdapat gelembung merupakan Elektrolit sedangkan bila tidak ada gelembung merupakan Nonelektrolit.
                       2).  Elektrolit Kuat    : Larutan NACL,Cuka,Larutan NAOH dan Larutan kapur.
                              Elektrolit lemah : Larutan urea
Ø  Alasan :
Merupakan elektrolit kuat bila gelembung yang dihasilkan  banyak sedangkan elektolit lemah gelembung yang dihasilkan lebih sedikit.

3)   Larutan Elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.
4) Larutan Nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
5). Karena didalam larutan elektronik terdapat ion-ion yang dapat bebas bergerak.

8.KESIMPULAN
a.    Bila alat uji elektrolit menyala terang dan barnyak gelembung berarti larutan yang diuji coba termasuk larutan elektrolit kuat.
b.   Bila alat uji elektrolit menyala redup dan ada sedikit gelembung berarrti larutan yang diuji coba termasuk larutan elektrolit lemah.
c.    Bila alat uji elektrolit tidak menyala tetapi ada gelembung berart larutan yang diuji coba termasuk larutan elektrolit lemah.
d.     Bila alat uji elektrolit tidak menyala dan tidak ada gelembung berarti larutan yang diuji adalah termasuk larutan nonelektrolt.
 











Tidak ada komentar:

Posting Komentar